{"id":169,"date":"2025-10-03T07:31:30","date_gmt":"2025-10-03T00:31:30","guid":{"rendered":"http:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=169"},"modified":"2025-12-08T11:59:08","modified_gmt":"2025-12-08T04:59:08","slug":"si-sulung-al-khatthab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=169","title":{"rendered":"Si Sulung Al-Khatthab"},"content":{"rendered":"<span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\">Reading Time: <\/span> <span class=\"rt-time\"> 2<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">minutes<\/span><\/span>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ud83d\udcbc Penulis: Neisya Iffah Zahrah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sejarah panjang perjuangan Islam, terdapat kisah-kisah luar biasa yang menembus batas waktu dan mengguncang hati siapa pun yang membacanya. Namun, di antara kisah para pahlawan itu ada satu nama yang menyala terang ialah Zaid bin Al-Khaththab. Ia bukan hanya seorang mujahid, tapi juga nyala api keberanian yang tak pernah padam di tengah gelapnya pengkhianatan dan kekacauan. Ketika sebagian manusia berpaling dari kebenaran demi dunia yang fana, Zaid justru bangkit sebagai singa yang meraung lantang demi menegakkan kalimat tauhid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah kisah yang membuat dada bergemuruh dan mata berair. Kisah tentang seorang syahid sejati yang memenangkan medan pertempuran bukan hanya karena kekuatan senjata, tapi karena kebesaran hati dan keyakinan yang tak tergoyahkan. Maka tak heran bila kemarahan semacam itu muncul pada diri seseorang yang keimanannya telah matang, seperti Zaid. Ia tak sekadar marah namun ia juga membara, dan murkanya itu bukan untuk urusan pribadi, melainkan untuk siapa saja yang berani memerangi Allah dan Rasul-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemurkaannya pada siapa yang memerangi Allah dan Rasul-Nya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sejarah perjuangan Islam, ada satu momen yang menggambarkan betapa seriusnya akibat dari memerangi Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah Shallallahu \u2018alaihi wasallam pernah bersabda bahwa di antara umatnya ada seorang laki-laki yang gerahamnya lebih besar dari gunung uhud karena tempatnya kelak di neraka. Ucapan ini membuat semua sahabat takut dan cemas. Mereka khawatir jika ramalan itu ditujukan pada mereka. Namun, ternyata ucapan itu ditujukan pada seseorang yang kemudian murtad dan mengaku sebagai nabi palsu bernama Rajjal bin Unfuwah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemurtadan Rajjal dan pengkhianatannya menjadi salah satu peristiwa yang memicu kemurkaan kaum muslimin, terutama sahabat Zaid bin Al-Khaththab. Rajjal bukan hanya keluar dari Islam, tapi juga menyebarkan kebohongan dan kezaliman, serta memperkuat klaim palsu Musailamah sebagai nabi. Hal ini sangat membahayakan akidah umat Islam dan stabilitas kaum muslimin saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi kemarahan itu tak berhenti di hati, ia menjelma menjadi tekad yang menggetarkan. Ketika medan perang memanggil, Zaid menyambutnya bukan sebagai prajurit biasa, tapi sebagai sang syahid yang sudah siap menang atau gugur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ud83d\udc51 Sang Syahid Pemenang Medan Pertempuran<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zaid bin Al-Khaththab, saudara kandung Umar bin Al-Khaththab, adalah sosok yang tangguh dan pemberani. Ia lebih dahulu masuk Islam daripada Umar dan memiliki keimanan yang kuat serta amal yang tersembunyi namun gemilang. Dalam setiap peperangan, ia menunjukkan tekad dan keteguhan hati luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puncak kemuliaannya terlihat dalam Pertempuran Yamamah. Saat itu Zaid ditunjuk untuk memegang panji pasukan Islam. Dengan semangat juang yang tinggi ia memimpin serangan terhadap pasukan Musailamah. Ia berkata dengan lantang bahwa tidak akan berbicara sampai mereka semua binasa atau ia gugur sebagai syahid. Dengan semangat itu ia menembus barisan musuh, mencari Rajjal, dan akhirnya berhasil menebaskan pedangnya ke lehernya, membunuh sang pembohong besar itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zaid bin Al-Khaththab tidak berhenti di situ, ia terus maju hingga akhirnya syahid di medan perang. Kematian Zaid membawa kemenangan besar bagi pasukan Islam. Musuh pun porak-poranda. Namanya harum semerbak dalam sejarah Islam sebagai pahlawan sejati yang membela Allah dan Rasul-Nya dengan pengorbanan tanpa cela.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisahnya menjadi inspirasi bahwa syahid sejati bukanlah sekedar ia yang gugur di medan perang, tapi juga ia yang memiliki keikhlasan dan tekad yang bulat dalam membela kebenaran. Semoga Allah meridhai Zaid bin Al-Khaththab dan menempatkannya di surga tertinggi bersama para syuhada dan orang-orang saleh. Maka begitulah kisah si sulung keluarga Al-Khaththab ini, yang baik kehidupan, kematian, dan kebangkitannya di hari akhir kelak in syaa Allah dipenuhi keberkahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ud83d\udce5 Referensi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terjemahan Biografi 60 Sahabat Nabi, Khalid Muhammad Khalid, cetakan Ummul Qura, Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022Telegram : https:\/\/t.me\/fahminachannel<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\">Reading Time: <\/span> <span class=\"rt-time\"> 2<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">minutes<\/span><\/span>\ud83d\udcbc Penulis: Neisya Iffah Zahrah Dalam sejarah panjang perjuangan Islam, terdapat kisah-kisah luar biasa yang menembus batas waktu dan mengguncang hati siapa pun yang membacanya. Namun, di antara kisah para pahlawan itu ada satu nama yang menyala terang ialah Zaid bin Al-Khaththab. Ia bukan hanya seorang mujahid, tapi juga nyala api keberanian yang tak pernah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-169","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-biografi"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":555,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=555","url_meta":{"origin":169,"position":0},"title":"Bunga Iman yang&nbsp;Mekar&nbsp;di Padang&nbsp;Eksekusi","author":"fahimna","date":"4 Juni 2026","format":false,"excerpt":"Sang kesatria Ansharyang namanya harum Di antara kaum Anshar Madinah, berjalan seorang laki laki yang jiwanya bersih. Ia merupakan salah satu sahabat yang gemar mengunjungi Rasulullah sejak kedatangan beliau ke tanah Madinah. Ia menghabiskan hari-harinya untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, dadanya dipenuhi kerinduan yang bergejolak akan surga dan\u2026","rel":"","context":"Postingan serupa","block_context":{"text":"Postingan serupa","link":""},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/img_1651.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/img_1651.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/img_1651.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/img_1651.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/img_1651.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":216,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=216","url_meta":{"origin":169,"position":1},"title":"Perjalanan Nabi Muhammad Thaif untuk Berdakwah","author":"fahimna","date":"12 November 2025","format":false,"excerpt":"Penulis : Sumayyah Setelah istri Rasulullah shallahu \u2018alaihi wa sallam Khadijah dan paman beliau Abu Thalib \u00a0meninggal, perasaan beliau sangat sedih. Ujian yang datang juga semakin dahsyat dan banyak penolakan dari orang-orang Mekkah terhadap dakwah beliau. Oleh karena itu, Rasulullah shallahu \u2018alaihi wa sallam pergi ke Thaif bersama Zaid bin\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sirah&quot;","block_context":{"text":"Sirah","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?cat=3"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1171.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1171.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1171.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1171.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1171.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":35,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=35","url_meta":{"origin":169,"position":2},"title":"BAIAT AQABAH PERTAMA","author":"fahimna","date":"29 Agustus 2025","format":false,"excerpt":"Pada tahun ke-11 kenabian, enam orang dari Yatsrib (kini dikenal sebagai Madinah) mengunjungi Makkah saat musim haji dan bertemu dengan Nabi Muhammad shallallahu \u2018alayhi wasallam. Mereka tertarik dengan ajaran Islam setelah mendengar langsung dari beliau, dan akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam. Keenam orang tersebut juga berjanji kepada Rasulullah untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sirah&quot;","block_context":{"text":"Sirah","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?cat=3"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/ilustrator-fahimna-3.png?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/ilustrator-fahimna-3.png?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/ilustrator-fahimna-3.png?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/ilustrator-fahimna-3.png?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/ilustrator-fahimna-3.png?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":514,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=514","url_meta":{"origin":169,"position":3},"title":"Sang Diplomat Ulung dan Bayangan Rasul","author":"fahimna","date":"20 Mei 2026","format":false,"excerpt":"Keislaman dan Kemiripannya dengan Rasulullah \ufdfa Pada masa awal kenabian, penyiksaan dan penganiayaan terus-menerus menimpa kaum muslimin di Mekah. Hari demi hari mereka lalui dengan penuh air mata, pengorbanan dan kesabaran yang tidak terhitung. Namun, alih-alih surut, jumlah pemeluk Islam justru terus bertambah dari waktu ke waktu. Hal itu membuat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Biografi&quot;","block_context":{"text":"Biografi","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?cat=22"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1644.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1644.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1644.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1644.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1644.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":219,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=219","url_meta":{"origin":169,"position":4},"title":"Peristiwa Isra\u2019 dan Mi\u2019raj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Sallam","author":"fahimna","date":"12 November 2025","format":false,"excerpt":"Penulis : Sumayyah Tatkala Rasulullah\u00a0shalallahu\u00a0\u2018alaihi wa\u00a0sallam\u00a0mengalami kesedihan dan kesulitan ketika berdakwah, Allah\u00a0Ta\u2019ala\u00a0menghibur beliau dengan peristiwa\u00a0Isra\u2019\u00a0dan\u00a0Mi\u2019raj. Jika diartikan secara bahasa,\u00a0Isra\u2019\u00a0adalah perjalanan yang dilakukan di malam hari dan\u00a0mi\u2019raj\u00a0artinya naik. \u00a0Lalu arti secara keseluruhan,\u00a0Isra\u2019\u00a0\u00a0dan\u00a0Mi\u2019raj\u00a0adalah perjalanan Rasulullah\u00a0shalallahu\u00a0\u2018alaihi wa\u00a0sallam\u00a0di malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsha kemudian naik ke\u00a0sidratulmuntaha. Sebelum perjalanannya dari Masjidilharam ke Masjidilaqsha,\u00a0Rasulullah\u00a0shalallahu\u00a0\u2018alaihi wa\u00a0sallam\u00a0mengalami\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sirah&quot;","block_context":{"text":"Sirah","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?cat=3"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1172.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1172.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1172.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1172.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/img_1172.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":505,"url":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?p=505","url_meta":{"origin":169,"position":5},"title":"Mengenal Hadis Sy\u0101dz dan Mahf\u016bz","author":"fahimna","date":"10 Mei 2026","format":false,"excerpt":"Di tengah maraknya kajian hadis\u2014baik di ruang akademik maupun media digital\u2014tidak sedikit yang mengira bahwa keberadaan sanad sudah cukup untuk memastikan validitas sebuah riwayat. Padahal, tradisi keilmuan Islam menuntut kehati-hatian yang jauh lebih ketat. Para ulama hadis tidak hanya meneliti sanad secara terpisah, tetapi juga membandingkan satu riwayat dengan riwayat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musthalah Hadis&quot;","block_context":{"text":"Musthalah Hadis","link":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/?cat=19"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1640.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1640.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1640.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1640.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fahimna.stdiis.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_1640.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=169"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/169\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/169\/revisions\/185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahimna.stdiis.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}